Say No to Stepmother (Part 2)

31 Des

Gyuri, Kyuhyun, LeeTeuk , Victoria, dan Yoona sudah siap untuk pergi berangkat. Mereka mulai perjalanannya.

 

**di mobil Kyuhyun**

“Kalian jahat !” kata Yoona melihat ke luar jendela mobil.

“Kenapa? Memang kita buat salah apa?” Tanya Gyuri tetapi Yoona tidak menjawabnya.

“Yoona ah, kau kenapa sih? Apa karena membatalkan janji penting mu itu?” Kata Kyuhyun dan Yoona pun tidak memperdulikan kakaknya yang bicara kepadanya.

“YA ! memang seberapa penting janji mu itu sih? Apa lebih penting dari berkumpul bersama keluarga?” Tanya Kyuhyun dengan nada kesal, kali ini Yoona tidak hanya diam, dia melihat kea rah Kyuhyun.

“Jika Oppa bicara lagi, aku lebih baik turun di jalan saja !” Kata-kata Yoona sukses membuat Gyuri dan Kyuhyun terdiam. Suasana hening itu terjadi selama perjalanan mereka.

 

**sedangkan di mobil LeeTeuk **

“Sepertinya Yoona sangat tidak menyukai ku” Kata Victoria.

“Ah, jangan berfikir seperti itu, dia hanya belum bisa menghadapi kenyataan. Dia anak yang baik, jadi tenang saja. Dia pasti bisa menerimamu.” Kata LeeTeuk.

 

***

Mereka pun telah sampai di peternakan sapi.

“Oke, karena semua sudah sampai, ayo kita mulai beraktivitas” Terdengar panduan dari LeeTeuk.

“Dan ingat ! jangan ada yang tidak bekerja !” Kata Yoona tegas dan melihat kea rah Victoria.

“Yoona ah, kau kesurupan ya? Sejak kapan kamu mulai jadi seperti ini? Biasanya kau tidak mau berhubungan dengan kegiatan seperti ini.” Kata Gyuri heran.

“Kau bisa berfikir sendiri Onnie !” Kata Yoona meninggalkan Gyuri dan mulai bekerja.

 

Dari jam ke jam pun sudah terlewatkan, di sini adalah waktu untuk makan siang.

“Yoona ah ayo makan.” Ajak Victoria memegang tangan Yoona. Dan Yoona melepaskan genggaman tangan Victoria dengan kasar dan pergi meninggalkan mereka.

“Sudahlah Omma, suasana hatinya sedang buruk.” Kata Gyuri .

Yoona berjalan menuju tempat yang sepi. Dia duduk dan melihat ponselnya. Dia menekan nomor di tombol ponselnya, dan menekan tombol hijau.

“Oppa, mianhae, aku tiba-tiba membatalkannya.” Kata Yoona dengan nada sedih.

“Gwenchana yo, aku tidak marah.” Kata seorang pria yang bernama Choi Minho.

“Oppa, aku benci keluargaku, mereka tidak ada yang mengingat kematian 13tahun kematian Taeng Omma.” Kata Yoona menangis.

“Benarkah?” Kata Minho yang cukup taget mendengar ucapan Yoona.

“Nde, mereka semua lupa ! aku benci mereka.”

“Tenanglah, mungkin mereka sedang banyak pikiran. Besok saja kita pergi ke makam Omma mu. Sudah lah jangan menangis. Sepertinya di sana sepi sekali?” Suara lembut Minho sukses membuat Yoona tenang.

“Ah, mereka sedang makan, aku di tempat lain.”

“Kembalilah, kau belum makan kan?”

“Nde, arraso.” Yoona mematikan telefonnya.

Yoona kembali ke tempat keluarganya berkumpul. Hati Yoona benar-benar sakit setelah sampai di tempat makan. Kenapa? Karena mereka sama sekali tidak ada yang memikirkan Yoona.

Hari sudah mulai gelap, mereka pulang ke rumah. Yoona yang tampak sangat lelah mulai tertidur dengan nyenyak.

“Kyu ! kau sadar tidak kalau hari ini Yoona sangat aneh?” Tanya Gyuri.

“Iya, dia tidak seperti adikku. Mungkin ada sesuatu yang terjadi.” Kata Kyuhyun.

 

***

Pagi jam 7, Gyuri berjalan kea rah dapur dan membuka kulkas. Dia menemukan Kertas tertempel dari Yoona. “Aku pergi, kalian jangan mencari ku, aku nanti juga akan pulang. Jadi lanjutkan saja bersenang-senang tanpa aku. Itu kan yang kalian suka?” Surat dari Yoona cukup membuat Gyuri heran.

 

***

“Omma !” Tangis Yoona setelah sampai di makam Taeyeon ibunya.

“Omma, maaf aku baru datang hari ini, aku ingin bersama mu saja omma, aku tidak sanggup berada di rumah jika tidak ada omma. Omma tau? Mereka tidak ada yang mengingat hari kematian omma. Omma aku merindukanmu. Mengapa kau meninggalkan aku secepat itu? selama 7 tahun ini, mereka tisak pernah mengajakku ke makam mu, tapi aku tetap ingat untuk pergi ke sini. Hanya Minho Oppa yang selalu setia pergi bersama ku ke sini. Omma tahu? Kupikir sekarang hanya Minho Oppa yang peduli padaku.” Kata-kata Yoona dan tangisan Yoona membuat Minho ikut menangis.

“Yoona ah, sudah, omma mu juga tidak ingin melihat kamu menangis.” Kata Minho menenangkan Yoona.

“Ayo kita pulang Yoona.” Kata Minho merangkul pundak Yoona.

 

***

“Noona ! ini sudah jam 4 sore tapi Yoona belum pulang juga? Padahal dia pergi sebelum jam 7 pagi” Kata Kyuhyun.

“Mungkin sebentar lagi Yoona pulang.” Kata Gyuri santai tetapi hatinya juga cukup cemas.

 

 

***TBC***

 

Iklan

2 Tanggapan to “Say No to Stepmother (Part 2)”

  1. diandiod 8 Januari 2011 pada 14:06 #

    aaw~
    part ini sedih bgt sih.
    yg sabar ya Yoona onnie ku yg cantik. Gila, Yoona manja bgt ama Gyuri. iy lah anak2ny pd goddess semua, org ibu ny aja Taeng!! tp makin kasian ama Vic omma.

    hm..
    ga bisa komen apa2 krna aku msih brsa sedih.
    lanjud yaah~

    • ky93fany 9 Januari 2011 pada 14:06 #

      sedihnya kerasa ya onn? heheh..
      aku kira cuma aku aja, aku buat part ini juga sedih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: