Poor Sica

2 Feb

“Ah, lelah sekali ! tapi ini sungguh menyenangkan.” Kata Jessica merebahkan tubuhnya di sofa dorm. Sesekali dia melihat sekitarnya yang sepi. Saat melelahkan sepulang dari Jepang untuk SMTown Concert 2011 ini. Kembali ia mengigat saat SMTown concert 2 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2008 di akhir tahun.

 

FLASHBACK ##

JESSICA P.O.V

Ah, saat yang di tunggu-tunggu tiba, perform DBSK DAEBAKK ! sungguh menakjubkan. Ah, aku bangga dengan kakak ku Jaejoong ! terlebih lagi aku bangga dengan namja chinguku, Shim Chagmin.

“Ah, concert yang menarik ! para fans begitu fantastic.” Kata Changmin menghapus keringatnya dengan handuk kecil.

“Iya, tidak akan ku lupakan penampilan ini, sungguh terharu.” Sambung Yunho tapi Junsu,Jaejoong,Yoochun hanya terdiam.

“Oppa, kalian keren sekali !” Puji Hyoyeon.

“Kamsahamnida, dancemu juga keren !” Puji Yunho tersenyum.

 

Waktu yang paling ku tunggu adalah pulang ke dorm, cuci muka lalu tidur. Itu yang menyenangkan.

“Sica ah, bangun.” Yuri mengguncang-guncang tubuh ku.

“Wae? Bukankah hari ini masih pagi? Bukankah kita tidak ada jadwal?” Tanya ku masih belum sadar.

“Kau mimpi Sica? Ini sudah siang, kita akan perform di Music Bank nanti untuk acara akhir tahun.” Jelas Yuri sabar.

“Oh begitu? Yasudah.” Kata ku dengan tampang innocent.

 

***

“Semua sudah siap? Hari ini kita ke kantor SM lalu ke tempat acara music bank.” Kata Taeyeon memandu kami. Ku akui, dia leder yang hebat.

“Nde ahjumma..” Kata Sooyoung datar, ku pikir dia itu sangat cool ternyata? Dia cengeng !

 

***

Suasana sepi menghantar kami sampai di ruang rapat.

“Onnie? Kok sepi?” Tanya Yoona penasaran.

“Molla. Apa mereka belum datang?” Tiffany menjawab pertanyaan Yoona.

“Tidak mungkin, manager oppa bilang kalau kita yang telat.” Seru Sunny.

 

“YA ! APA KALIAN GILA?” Teriak kencang yang membuat suasana ruangan rapat menjadi diam tanpa suara. Sepertinya kami akan dimarahi oleh Lee Soo Man. Tapi, kami buat salah apa?.

“Onnie, itu ada apa?” Takut Seohyun.

“Molla,” Jawabku singkat,

“Aku coba telepon LeeTeuk Oppa deh.” Kata Taeyeon yang pastinya sekarang dia sedang bingung dan ketakutan. Seperti biasa, dia selalu mendapat perlakuan yang tidak enak ketika kami membuat kesalahan. Wajar saja dia selalu ingin mengundurkan diri dari jabatannya dan dia selalu merasa bersalah pada kami. Tapi Taeng selalu tersenyum.

“Onnie, apa kata teukie oppa?” Tanya Sooyoung penasaran.

“Mereka juga tidak tahu, mereka sedang di ruang latihan. Dan mereka juga bingung kenapa tiba-tiba di panggil ke sini, apa kita menyusul mereka saja ke ruang latihan?” Jawab Taeyeon yang sekarang dia sagat gugup.

“Onnie, gwenchana? Kita tidak usah ke ruang latihan, nanti kita malah disalahkan.” Yoona mencoba menenangkan Taeyeon.

“Tapi jika di pikir-pikir, apa masalahnya ya? Apa kita membuat salah belakangan ini?” Tanya Tiffany mulai menggunakan otak untuk berfikir.

“Aku juga merasa aneh, kita kan enggak buat salah belakangan ini, bhakan sekrang kita mulai bekerja keras untuk membuat album yang sebentar lagi akan di liris.” Jawab Hyoyeon.

“Hmm, jangan di fikirkan juga. Mungkin bukan kita yag salah, apa mungkin SHINEE? Atau Super Junior? Apa jangan-jangan DBSK?” Yuri mulai ngasal.

“bisa jadi. Ah, molla, aku pusing jadinya.” Kata Sunny.

 

KREKK

Pintu ruangan rapat terbuka secara pelahan.

“Oppa?” Panggil ku melihat Changmin masuk ke ruang rapat bersama Yunho Oppa dengan wajah yang..menurutku sedang dalam masalah.

Tak ada respon dari mereka. Mereka mulai duduk dan menundukkan kepalanya.

“Hyung, apa harapan kita akan hancur sampai di sini?” Tanya Changmin yang cukup membuatku taget, anni bahkan ke 8 anggota SNSD yang lain pun sangat terkejut.

“Aku tidak ingin membahas hal itu.” Jawab Yunho Oppa.

“Oppa, sebenarnya ada apa?” Tanya Hyoyeon.

“Kau akan tahu nanti. Taeyeon ah, Sica ah, ku harap kalian tidak akan terkejut mendengar semua ini, karena pasti kalian yang akan tertekan.” Jawaban Yunho Oppa sungguh membuatku semakin penasaran. Oppa, wae yo? Kenapa hanya aku dan Taeng yang akan tertekan? Mengapa yang lain tidak? Ah, kepalaku mungkin sekarang menjadi pening.

 

***

“Oppa sebenarnya apa yang terjadi?” Kata ku setelah mengajak Changmin Oppa pergi dari ruangan rapat.

“Sica ah, apa kau yakin bisa menerima ini semua? Apa kau yakin kau akan sanggup?” Tanya Chagmin Oppa degan wajah ketidak yakinan menatap wajahku.

 

ZZZZZZ..

Getaran HP ku yang membuat ku cukup terkejut, SMS dari Yoona untuk menyuruh ku dan Changmin Oppa kembali lagi ke ruang rapat karena semua member beserta pengurus SM pun telah berkumpul.

 

***

“Hari ini adalah hari yang cukup dingin tetapi kita malah mendapatkan masalah yang cukup besar. Junsu, Jaejoong, dan Yoochun telah menuntut SM. Dan mereka meginginkan keluar dari perusahaan ini dan meninggalkan DBSK. Sekrang sedang dalam proses. Berita ini cukup besar, dan akan menyita semua perhatian public. Untuk semuanya harap datang ke sidang nanti.” Kata Soo Man yang membuatku meneteskan air mata, begitu pun dengan yang lain.

“Bagaimana bisa? Jae Oppa, kenapa kau berbuat seperti ini?” Batinku dan wajahku sudah di basahi air mata. Sementara Seohyun mencoba menenangkan ku, dan Yoona menenangkan Taeyeon yang keadaannya tidak jauh berbeda seperti ku.

 

***

Di ruang sidang.

“Jadi yang sekarang kalian mau itu adalah keluar dari SMEnt dan meninggalkan keluarga besar SM?” Tanya seorang hakim.

“Nde, aku akan keluar dari keluarga besar SM.” Jawab Jaejoong Oppa lantang.

“Oppa.” Desuh ku yang tidak menerima semua yang telah terjadi. Lihat kan? Hanya dalam beberapa jam saja, musibah datang menyerbuku. Apa Jae Oppa tidak memikirkan perasaanku? Apa dia tidak menyayangi Min Oppa dan Yunho Oppa? Kenapa sang leader DBSK malah tidak tahu tentang gugatan ini? Benar-benar hal yang tidak mungkin bisa ku bayangkan.

“Onnie tenang lah.” Yoona mencoba menenangkanku, tapi mereka tidak bisa mungkin menenangkan perasaanku yang sudah hancur sekarang.

“Bagaimana bisa Yoong?” Kata ku tanpa melihat suasana. Aku menyadari bahwa aku menangis saat sidang itu adalah hal MEMALUKAN ! Tapi, jika tidak seperti ini, apa aku akan baik-baik saja?

“Sica ah, kau akan ikut bersama ku untuk keluar dari keluarga besar SM kan?” Tanya Jaejoong Oppa penuh harapan.

“Oppa,” Kata ku tak tahu harus menjawab apa.

“Aku, akan..” Kata ku perlahan karena tak sanggup jika Jaejoong Oppa, Changmin Oppa, bahkan ke 8 saudariku.

“Kau akan ikut denganku kan?” Tanya Jae Oppa dengan tersenyum.

“Aku akan menetap di keluarga SM ini, mianhae Oppa.” Kata ku menundukkan kepala.

“MWO? YA ! KAU INI HANYA DI PERLAKUKAN SEBAGAI BUDAK ! APA KARENA CHANGMIN SEHINGGA KAU MENETAP DI SINI? YA JESSICA ! SADAR !” Teriakan Jae Oppa dengan menggoncangkan tubuhku, aku tidak dapat berbuat apa-apa.

“Anni, aku sayang oppa, aku sayang Changmin Oppa, aku menyayagi keluarga SM. Tapi, di saat SNSD baru menjalankan hidup, apa aku yang akan menghancurkan semuanya? Oppa tahu kan jika bayi itu ada proses menjadi balita? Itu sama seperti kami oppa. SNSD itu sekarang baru 1 tahun yang baru bisa berjalan dengan perlahan. Jadi aku tidak akan membuat SNSD itu mejadi janin baru. Tidak bisa oppa. Cintaku sangat besar untuk keluarga ini, karena ini adalah kelurga kedua untukku.” Jawab ku tanpa memikirkan semuanya, kata-kata itu keluar dengan senidrinya.

“YA ! apa mau kau dicoret dari anggota keluarga?” Tanya Jaejoong Oppa dengan tatapan mengerikan.

“Oppa bukan kepala keluarga. Yang berhak mencoret nama ku adalah Appa. Jika nama ku dicoret dari daftar keluarga Kim, maka aku aka mempunyai keluarga baru. Keluarga yang tak aka pernah ku lupkan, keluarga SM dan public serta cinta Sone pada kami. Tanpa mereka, aku hanyalah seorang Jessica yang mempunyai impian menjadi penyanyi.” Jawab ku lantang da berai menatap mata Jae oppa sekarang.

“Terserah mu saja ! aku tidak peduli !” Jae Oppa marah.

 

“Sica ah, sabar. Kau masih punya kami keluarga besar mu. Kami mencintaimu Sica.” Peluk Aggota member SNSD. Ku rasa aku telah memilih pilihan yang paling tepat. Di sinilah aku besar, di sini aku menangis, tertawa. Tapi bagaimana dengan Taeyeon? Apa dia baik-baik saja sekarang? Ku pikir dia pasti sangat tertekan. Tapi setahu ku Junsu Oppa telah memberi pilihan terhadap Taeng. Jae oppa keras kepala, dia tidak mementingkan bagaimana cassie akan sedih. Bagaiman jika public mecemooh Junsu Oppa, Jae Oppa, YooChun Oppa?

 

FLASHBACK END ###

 

Ku tekan nomor hp yang kutuju dan ku ketik kata-kata yang akan ku sampaikan.

“Oppa, apa kau sehat?” Tanya ku pada Jae Oppa. Selama ini dia hanya memberiku pesan 1 kali, saat aku ulang tahun. Ku pikir dia masih marah padaku. Hingga hari ini, Changmin Oppa masih setia berada di sisiku.

 

“Sica ah, apa kau tidak lapar?” Paggil Hyoyeon menawarkan ku untuk makan.

“NDE ! TUNGGU.” Jawab ku. Jae oppa, aku menyayangimu.

 

 

***

Ini ff mungkin gaje, tapi author cuma ungkapkan perasaan author saat itu 😦

 

Iklan

8 Tanggapan to “Poor Sica”

  1. thejoice 3 Februari 2011 pada 14:06 #

    brhubung gw ini cassie, jd sedih lgi abis bca ff lu.. 😦
    tvxq is still 5 in my heart~

    • ky93fany 4 Februari 2011 pada 14:06 #

      hehhe, gw juga sedih buat nih ff.
      tapi ini bner-bner opini gw. ya gw sedih banget 😦
      wkwk

  2. seokykyu 3 Februari 2011 pada 14:06 #

    sedih crt nya…
    aku setuju dgn kata2 sica..
    dia bukan nya membela SM, tp dia masih bertahan krn dia sudah menganggap keluarga SM adlh keluarga kedua nya..
    aku harap hubungan semua anak SM tetap baik2 saja sampai kapan pun, meskipun udah ada yg keluar..
    SM TOWN JJANG…!!!!

    • ky93fany 4 Februari 2011 pada 14:06 #

      iya bener..
      SM JJANG !
      heheh 🙂

  3. wellypombob 4 Februari 2011 pada 14:06 #

    sedih fan 😦
    jessica bimbang gtu , tapi akhirnya dia mlih tetep jadi snsd .
    it ceritanya jaejoong satu kluarga sama jessica ?

  4. wellypombob 5 Februari 2011 pada 14:06 #

    aah . oke .
    bgus kok . bikin lg ya yg baruu 😀

    • ky93fany 6 Februari 2011 pada 14:06 #

      wkwkkw sepp, ini lagi buat yg sm school dulu wkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: