It’s Love Part 4

20 Apr

Bagi yang tidak suka dengan fanfic ini entah lebay atau apa, dilarang keras membaca fanfic ini ! bagi yang tidak suka dengan couple tersebut, sebaiknya jangan dibaca ! 

“Jika terus seperti ini, siapapun juga tidak akan tahan. Bersama dengan orang yang tidak memiliki perasaan seperti itu sungguh menyakiti hatiku.

Bukan hatiku saja, batinku terasa sakit, nfasku terasa sesak.” Kata Sulli yang dalam keadaan menangis.

——————————–

“Appa, otthe? Sulli tidak mau keluar dan masih mengurung diri di kamar, ini sudah 2 hari Appa. Dia juga tidak makan dan tidak minum. Apa sebaiknya kita panggil Cheondung saja? Aku takut jika terjadi hal-hal yang buruk dengan Sulli.” Ucap Minho.

“Ah, baiklah, kau yang telepon ya. Appa mau pergi ke kantor dulu, kau berusaha yang sebaik mungkin bersama Cheondung dan Eomma-mu ya ! Hwaitting !” Siwon menyemangati Minho dan Tiffany.

“Nde Appa.” Minho tersenyum lalu menelpon Cheondung. Dalam waktu setengah jam, Cheondung datang dengan keadaan panic.

“Hyung, Ahjumma, dimana Sulli?” Tanya Cheondung tergesa-gesa tapi dia mencoba menenangkan dirinya sendiri.

“Dia dikamar, dia tidak makan dan juga tidak minum.” Ujar Tiffany.

“Bolehkah aku langsung ke kamar Sulli?” Cheondung mencemaskan Sulli.

“Nde, silahkan.” Kata Tiffany mempersilahkan Cheondung ke kamar Sulli.

TOK TOK TOK

“Sulli.” Panggil Cheondung tetapi tidak ada jawaban.

“Sulli.” Cheondung mencoba mengetuk pintu kembali lebih keras.

Hening. Kemudian Cheondung berfikir untuk mendobrak pintu kamar Sulli. Setelah itu ia melakukannya tanpa pikir panjang.

“Sulli- ah !” Cheondung yang benar-benar panic melihat Sulli dengan keadaan duduk menyender pada tembok lalu terlihat sedang tidur. Lalu Cheondung menghantarkan tangannya ke atas kepala Sulli.

“Omo ! Panasnya tinggi sekali !” Cheondung panic lalu menggendong Sulli menuruni anak tangga rumah Sulli, lau tanpa menghiraukan Minho dan Tiffany, Sulli yang dalam gendongan Cheondung dibawa ke mobil Cheondung untuk pergi ke rumah sakit.

Cheondung melirik ke Sulli saat sedang mengemudi. “Aish, chinja, bagaimana kau bisa seperti ini? Membuat orang panic saja.”

Cheondung pun sampai pada rumah sakit, dia menggendong Sulli untuk segera masuk dan memanggil dokter. Sulli pun dibawa keruang perawatan untuk diperiksa.

Cheondung terduduk di ruang tunggu dengan menundukkan kepalanya dan menunggu dokter keluar mengabarkan kondisi Sulli.

Terlihat Jiyeon sedang berada di rumah sakit itu. Jiyeon melihat Cheondung terduduk dengan wajah panic dan lelah. Dengan enggan Jiyeon menghampiri Cheondung.

Jiyeon terduduk tepat disebelah bangku Cheondung. “Sedang apa kau disini?”

Cheondung menatap Jiyeon sebentar lalu menundukkan kepalanya lagi. “Sulli sakit.” DEG DEG Hati Jiyeon terasa sakit.

“Kau?” Cheondung menanyakan kembali pada Jiyeon.

“Menjenguk paman-ku.” Jawab Jiyeon. “Kau berkeringat.” Kata Jiyeon. “Iya, tadi aku terburu-buru,.” Jawab Cheondung singkat. “Ini.” Jiyeon menyerahkan tissue pada Cheondung.

CLEKK, pintu terbuka, sang dokter pun keluar.

Cheondung langsung berdiri dan mengabaikan pemberian tissue dari Jiyeon. “Otthoke? Bagaimana keadaannya sekarang? Apa baik-baik saja?” Cheondung terlihat panic dan menunggu jawaban yang diinginkan, Sulli sembuh.

Jiyeon melihat jelas wajah panic Cheondung yang dulu pernah diberikannya tapi sedikit berbeda, dulu dia masih lebih tenang karena aku pingsan di jalan. Tapi sekarang? Dia terlihat sangat panic. Ini membuat Jiyeon terluka.

“Dia baik-baik saja, hanya dia sepertinya tidak makan dan matanya sangat buruk, sepertinya dia menjadi susah untuk membuka mata saat ini akibat menangis kemarin. Tapi, anda siapanya?” Dokter itu menjelaskan.

Cheondung tanpa ragu menjawab. “Tunangannya.” DEG DEG DEG Semakin lama hati Jiyeon terluka parah bahkan sangat parah.

Jiyeon mendekati Cheondung. “Aku pulang dulu ya.”. “Nde.” Cheondung menjawab cepat lalu masuk ke dalam ruang tempat Sulli dirawat.

“Lihat, bahkan dia hanya bicara seperti itu. Sungguh sakit rasanya, hati ini terluka. Apa dia sudah dengan perlahan menyukai Sulli? ANDWAE ! Ini tidak bisa !

Jika seperti ini, keinginan hatiku untuk menepati janjiku pada Sulli semakin besar, aku akan menghancurka sahabatnya ! Krystal. Lihat saja Choi Sulli ! Kau tidak bisa bersenang-senang di saat hatiku terluka.” Jiyeon berbicara dalam hati dengan raut wajah tersenyum licik.

Cheondung masuk ke dalam ruangan tempat Sulli dirawat. Cheondung duduk dan menatap Sulli sepanjang waktu. “PABO ! Mengapa dengan ini dia bisa berbuat untuk melukai dirinya sendiri? Aishh, mengapa dia begitu cantik dan imut? Tidak sanggup rasanya melihat dia seperti ini.” Kata Cheondung.

Cheondung semakin tidak dapat menahan dirinya untuk memegang tangan Sulli dan mengelus rambutnya. Tiba-tiba saja niatnya dihalangi oleh telepon yang bordering.

“Aish.” Cheondung mendesis lalu mengangkat teleponnya.

“Yeoboseyo?” Sapa Cheondung.

“Cheondung-ah, bagaimana Sulli? Apa dia baik-baik saja?” Tanya Tiffany sang Eomma yang mencemaskan keadaan anaknya.

Cheondung mengeritkan dahinya. “Ah, nde ahjumma, Sulli sudah tidak apa-apa. Dia sedang istirahat, mungkin dia akan dirawat untuk beberapa hari. Ini sudah terlalu malam, sebaiknya kalian besok saja untuk mengunjungi Sulli.” Jelas Cheondung melihat ke Sulli.

Tiffany merasa lega. “Ah ne, jaga dia baik-baik, tolong.” Kata Tiffany.

“Sudah pasti, itu kewajibanku untuk melindungi tunangan ku sendiri.” Cheondung tersenyum,  tapi dia belum berfikir untuk merubah sikapnya untuk lembut pada Sulli.

==================================================

Cheondung terduduk di atas kursi dengan posisi tidur menunduk untuk menunggu kesadaran Sulli. Sulli menggerakkan tangannya. Tampaknya Sulli sudah menyadarkan diri, tapi sulit untuknya untuk membuka mata.

“Eomma, Appa.” Sulli mulai berbicara sesuatu.

Terdengar isakan suaranya yang membuat Cheondung terbangun dari tidurnya. “Minho Oppa.” Sulli yang tidak menyadari yang membawanya hingga terletak di kasur yang bukan seperti tempat tidurnya.

“Sulli-ah.” Cheondung panic.

Sulli memegang tangan seorang namja yang terduduk di samping tempat tidurnya. “Cheondung-ah, kelopak mataku sakit, aku tidak dapat membuka mata.” Isak Sulli.

Cheondung mencoba menenangkan Sulli. “Jangan gegabah, dan jangan menangis lagi. Tenangkan dirimu dulu. Lalu coba kau buka perlahan.”

Sulli mengikuti saran Cheondung. Sulli mencoba menenangkan dirinya dan mengosongkan pikirannya. Dibuka perlahan matanya, tapi TIDAK BISA !

“Cheondung-ah, tidak bisa, sangat sakit.” Sulli terus menggenggam tangan Cheondung.

Cheondung terdiam. “DEG, jantungku berdebar. Berdebar seperti saat pertama kali merasakan kebahagian bersama Jiyeon. Apa perasaan ini? Dia menggenggam tanganku begitu kuat. Tidak tega rasanya jika harus melepaskan pegangan tangannya.” Batin Cheondung.

Cheondung membuyarkan lamunanya sendiri. “Coba lagi, jangan terburu-buru.”

Sulli mencoba lagi, mencoba dan terus mencoba hingga sekian kalinya Sulli pun sangat ingin menyerah, dan akhirnya memang menyerah.

“Cheondung-ah, aku benar-benar tidak bisa.” Kata Sulli yang masih memegang tangan Cheondung.

Cheondung kembali terdiam. “Sesange, otthe? Sulli benar-benar tidak dapat membuka matanya. Tolong ! Please, untuk kali ini saja kau tidak membiarkan dia terluka, cukup sudah dia terluka kemarin. Please GOD, help her. Aku tidak mau membiarkan dia sakit hati, cukup saja karena aku.” Batin Cheondung yang benar-benar tulus.

“Coba sekali lagi.” Cheondung menyarankan.

Sulli menghembuskan nafasnya. “Bagaimana jika memang tidak bisa?”

Cheondung sedikit menyemangati Sulli. “Sulli-ah, coba sekali lagi.”. “Sulli-ah, cobalah, aku tidak ingin melihat orang sepertimu menderita. Aku mohon, untuk kau dan untuk keluargamu sendiri.” Batin Cheondung.

Sulli mencoba sekali lagi. Mencoba menarik nafas dan mengosongkan fikiran. Perlahan membuka sedikit matanya. Terlihat cahaya yang sudah menerang di depan matanya. Dan perlahan Sulli membuka matanya.

Cheondung tersenyum. Dengan sangat bahagiannya, Sulli dengan reflek memeluk Cheondung yang terduduk di sampingnya.

CLEK, GoAhRa membuka pintu kamar rumah sakit Sulli. “Eh, Cheondung-ah.” AhRa dan Minho memanggil Cheondung, lalu disusul Yesung, Victoria, Siwon dan Tiffany masuk ke dalam ruangan.

Cheondung melepas pelukan Sulli. “Eh, i..ni bukan seperti yang kalian fikirkan.” Sulli mencoba menjelaskan karena terlihat Cheondung menundukkan kepalanya.

“Loh? Bukankah kalian tunangan dan sebentar lagi akan menikah? Kenapa malu seperti itu?” Victoria heran melihat tingkah Cheondung dan Sulli.

“Iya, kenapa kalian seperti itu? Kekeke” Siwon tertawa.

“Kalian unik.”Kata Minho yang tersenyum sedari tadi bersama AhRa.

“Oh iya, kalian akan menikah minggu depan, mianhae kalau dimajukan tanggalnya. Appa juga sudah menyiapkan bulan madu untuk kalian, di Paris, apa cukup? Apa kalian mau dibelikan rumah sendiri?” Yesung member informasi yang membuat Cheondung dan Sulli terkejut.

“MWO???” Sulli dan Cheondung saling bertatap mata.

###############

OTTHE? Mianhae disini belom diceritain Krystal-nya gimana dibuat sama Jiyeon heheh 😀

Jeongmal kamsahamnida buat yang like ataupun comment, saranghae actif reader :*

**TBC**

26 Tanggapan to “It’s Love Part 4”

  1. you-youn 20 April 2011 pada 14:06 #

    ayo lanjutin terus, nie ff seru..
    onnie tnggu lnjutannya ya saeng!! 😀

    • ky93fany 20 April 2011 pada 14:06 #

      hehe, pasti kok aku lanjutin terus onn 😀
      heheh sip deh onnie ^^

  2. thejoice 20 April 2011 pada 14:06 #

    jiyeon unnie kasian amat 😦
    jahhh jadi krystal unnie yg kena batunya –‘
    let my unnie be okay :(~~

    • ky93fany 20 April 2011 pada 14:06 #

      iya 😦
      krystal onnie jadi kena batunya deh —

      • thejoice 21 April 2011 pada 14:06 #

        tpi di apa2in nya jgn smpe parah bngt yah >.<
        ntar lu bkin dia dibacok, palanya dipenggal, matanya dblender, idungnya dimasukin k dlem, bibirnya dirobek, ludahnya digunting, sma kulitnya dikelupasin lgi biar kliatan daging2nya ._.

  3. olive 20 April 2011 pada 14:06 #

    jiyeon jngan apa-apain krystal donk .
    tp emank jiyeon kasian .
    update thor 😀

    • ky93fany 20 April 2011 pada 14:06 #

      hehehe, iya jiyeon kasihan.. tapi lebih sakitan mana sm sulli?
      hayo ? wkwk
      okey ^^

  4. Choi Yoo-Kyoung 20 April 2011 pada 14:06 #

    waah.. Sulli-cheondung . Jjang !!
    Ska sma couple bru ini author..
    Bsok nkahny jga gak papa kok..
    Kekeke.. :p

    author.. Daebaak..

    • ky93fany 20 April 2011 pada 14:06 #

      kekek !
      suka? wah author punya temen, hore hore 😀
      iya gpp, asal undang author kekkee 🙂

      gomawo onnie ^^

  5. sari 21 April 2011 pada 14:06 #

    wah…
    author keren cerita y…
    jiyeon y parah bgt gk bs ngeliat orang seneng…
    d tunggu lanjutannya y author

    • ky93fany 21 April 2011 pada 14:06 #

      wkwk, iya.. kan jiyeon juga sedih, gimana dong??
      heheh, oke, sip, ditungggu ya 😀

  6. taeng-onnielover 21 April 2011 pada 14:06 #

    makiinn penasaran ..

    ksiian krystal .. jd dia yg kena..

    lnjutinn author..

    • ky93fany 21 April 2011 pada 14:06 #

      hue hehehe 😀
      iya, krystal yg jadi kena batunya 😦
      oke author lanjut, tunggu ya 😀

  7. syalalabla 21 April 2011 pada 14:06 #

    lanjutttt!!
    jangan lama.lama!
    sukaa!

    • ky93fany 21 April 2011 pada 14:06 #

      hehehe kamsahamnida 😀
      oke author gak ngaret lagi kok 🙂

  8. lina407 21 April 2011 pada 14:06 #

    Annyeong author, Lina Imnida ..
    Aku udah baca ini ff dari part 1, tp br komen di part ini .. Mian >.<

    Aku suka sama ini ff, seru ceritanya ..
    Pkknya cepet nikahin ya author ..
    Hahaha ..

    • ky93fany 21 April 2011 pada 14:06 #

      annyeong reader, fany imnida 😀
      gwenchana, yg penting kamu ninggalin jejak di blog ini ,
      kekke oke lah, wah dinikahin? kekek ^^

  9. wellypombob 21 April 2011 pada 14:06 #

    Jiyeon nya jahat amat ye , keke .
    Krystal jngan di apa-apain dong , di kepret aja gpp .
    wkwk #plak .
    hwaitingg thor 😀

    • ky93fany 21 April 2011 pada 14:06 #

      kekekek, jahatan mana sm reader n author? wkwk
      oke, di kepret? gak seru wkwk
      hwaitting 🙂

  10. GNA 22 April 2011 pada 14:06 #

    Kasihan jiyeon hha..

    • ky93fany 22 April 2011 pada 14:06 #

      hue hiks iya kasian jiyeon 😀
      apalagi krystal nanti 😦

  11. Qinixx 22 April 2011 pada 14:06 #

    hyahh..ampun deh author.
    makin seru aja nih FF, lanjutkan!^^
    cheondung ♥ sulli.

    di sisi lain:
    Taemin: “Hhh…panas!”
    hahaha.. awas taem cemburu. prikitiew.

    • ky93fany 22 April 2011 pada 14:06 #

      kekkee, ya ampun deh reader (?)
      hehe, pasti lanjut kok 😀
      cheondung :* sulli

      taemin : “hh..panas”
      author : “mau dikipasin?”
      wkwkkw 🙂
      kamsahamnida udah berkunjung ke blog yg ngacao tingkat tinggi ini ^^

  12. Choiyoon 22 April 2011 pada 14:06 #

    lanjuuuuttt author ,sampe part 50 ! hahaha
    abisnya ak suka sih..

    • ky93fany 23 April 2011 pada 14:06 #

      hahaha, part 50? yakin gak? wkwkwk
      author berkeringat keras kalo buat smpe 50 part 🙂

  13. penggemar suju 19 September 2011 pada 14:06 #

    huweeeeeeeeeeeeeee kasian krystal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: