It’s Love Part 5

25 Apr

“Oh iya, kalian akan menikah minggu depan, mianhae kalau dimajukan tanggalnya. Appa juga sudah menyiapkan bulan madu untuk kalian, di Paris, apa cukup? Apa kalian mau dibelikan rumah sendiri?” Yesung member informasi yang membuat Cheondung dan Sulli terkejut.

“MWO???” Sulli dan Cheondung saling bertatap mata.

“Tapi, Appa, apa tidak terlalu cepat? Nanti bagaimana jika..” Cheondung berbicara dengan maksud yang sudah mencapai tingkat selayaknya orang dewasa itu menikah.

Sulli terdiam dan menundukkan kepalanya dan Cheondung seketika menghentikan pembicaraannya. “Aku ingin ke toilet dulu.” Seru Sulli dengan wajah merah dan tidak terlihat senyum manis dari bibirnya.

“Aish.” Cheondung mendesah.

****

Sulli berjalan menuju toilet rumah sakit, dipegangnya I-Phone berwarna hitam dengan dihiasi pelindung berwarna pink.

Sulli menekan panggilan cepat untuk menelpon seseorang. Diraihnya HP itu menuju telinga kirinya. Ditunggunya jawaban dari telepon itu.

“Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif.” Nomor yang dipanggilnya sedang tidak aktif.

Sulli berfikir dan menelpon secara terus menerus. “Aish, Krystal, angkat.”

Deg deg deg, Sulli mengingat sesuatu. Sesuatu yang membuatnya berlari cepat menuju kamarnya. Tanpa menghiraukan orang-orang yang emlihatnya dengan aneh.

Sulli membuka pintu kamarnya, kamarnya masih saja tetap berisi keluarganya dan calon keluarganya.

AhRa menghampiri Sulli. “Gwenchana?” AhRa menghapus keringat dari wajah Sulli.

Sulli menghembuskan nafas sesak. “Appa, Eomma, Oppa, Ahjussi, Ahjumma, Cheondung, Onnie. Mianhae, aku harus pergi sekarang.” Sulli segera keluar berlari.

Cheondung mengejar Sulli, tapi Sulli sudah hilang entah dimana. “Stal-ah, otthe? Gwenchana? Mianhae aku membuat kau terluka, apa yang terjadi dengan mu sekarang? Apa Jiyeon yang melakukan semuanya?” Batin Sulli yang terus berlari mencari taksi.

Sulli terlihat panic, bahkan sangat panic. Entah ini disebut keberuntungan atau akhir dari semuanya, Minho datang membawa mobil lalu menjemput Sulli.

“Naik.” Minho membuka kaca mobilnya.

Sulli terlihat gelisah. “Tapi Oppa..”.

Minho tersenyum seakan tahu apa yang difikiran Sulli. “Aku tidak akan membawamu kembali ke rumah sakit. Kajja, sebelum kekhawatiranmu berubah menjadi besar.”

Sulli tersenyum merasa sedikit terselamatkan. Sulli gelisah, serta Minho menyetir dengan serius. “Oppa, aku takut sesuatu terjadi pada Krystal.”

“Tenang saja, tidak akan terjadi.” Minho mencoba menenagkan Sulli.

Hamper sampai untuk ke rumah Krystal. Setelah sampai, Sulli langsung beranjak keluar dari mobil dan memencat bel rumah Krystal.

Dibukanya pintu rumah itu oleh Eomma Krystal. “Sulli-ah, ada apa?” Tanya Eomma Krystal yang sudah mengenal Sulli.

Sulli to the point. “Apa Krystal ada Ahjumma?” Tanya Sulli.

“Krystal? Dia keluar bersama temannya.” Jawab Ahjumma itu. Deg. Deg. Deg. “Teman? Yeoja?” Tanya Sulli.

“Iya, yeoja cantik.” Kata Ahjumma. Melintas nama ‘Jiyeon’ di fikiran Sulli. “Kamsahamnida, aku pamit.” Sulli sopan membungkukkan badan.

“Oppa, itu Jiyeon, pasti Jiyeon. Oppa, bolehpinjam HP mu sebentar?” Sulli yang cerdas ini memikirkan bahwa Jiyeon lah yang sudah membawa Krystal.

Minho meminjamkan HP nya tanpa bertanya-tanya. “Jiyeon-ah, hentikan !!!!!” Sulli berteriak saat sampai di suatu ruangan yang diisi oleh Krystal yang terikat di sebuah bangku dengan perikat di bibirnya agar tidak bisa bicara.

Jiyeon yang berdiri dengan tersenyum licik mendekati Sulli dan Minho. “Oh ternyata kau datang membawa Oppa-mu? Terlalu kekanak-kanakan.” Ucap Jiyeon tertawa kecil.

Minho berlari menuju Krystal untuk membuka pelekatnya dan membebaskan Krystal. “Jiyeon-ah, aku mohon jangan apa-apakan Krystal. Aku.. aku akan membatalkan pernikahan itu. Percaya lah padaku, apa butuh aku menelpon Appa ku sekarang?” Sulli memohon pada Jiyeon.

“Tolong, jangan biarkan salah satu dari orang yang ku sayangi kau sakiti , lebih baik aku yang kau sakiti.” Sulli menitikkan air mata.

Jiyeon masih berdiri dengan menatap dinding dengan tatapan polos. Sulli mengeluarkan HP-nya dan memencat no HP Appa-nya.

“Tidak usah. Aku percaya padamu, kau bisa melakukan itu dirumah, jika besok kau belum membatalkan pernikahan itu, aku tidak akan melepaskanmu. INGAT ITU.” Jiyeon mengancam lalu keluar dari ruangan itu.

Minho membawa Krystal mendekati Sulli. “Miccheoseo?” Minho terlihat kesal. “Mianhae Sulli, kau tidak usah berbuat seperti itu.” Krystal yang terlihat sesak.

“Anni, Oppa sebaiknya kau mengantar Krystal sampai dirumah. Aku ingin sendiri.” Ujar Sulli. Minho yang masih marah, segera membawa Krystal keluar dari ruangan itu.

“Memang itu yang terbaik untuk kulakukan. Ahhh.” Sulli merintih kesakitan saat berjalan menelusuri jalan yang ramai. “Gwenchana, hanya hal yang kecil.” Kata Sulli tersenyum paksa.

=======================

“Appa, Eomma. Aku ingin bicara sesuatu.” Ucap Sulli, Minho mengalihkan pandangannya ke channel TV itu.

“Wae-yo Sulli-ah?” Tiffany tersenyum saat melihat anaknya sudah mandi segar, berdiri di ruang tamu.

“Kalian sayang aku tidak?” Sulli meluncurkan pertanyaan yang menurut Siwon dan Tiffany tidak masuk akal.

“Eh?” Siwon langsung mengambil perhatian pada putri bungsunya ini.

“Kalian hanya menjawab. Itu saja.” Sulli sudah tidak sabar, untuk mengatakan hal yang membuat orangtuanya marah.

“Tentu saja kami sayang padamu.” Jawab Siwon dan Tiffany mengangguk.

Sulli menelan ludahnya dan bersiap mengatakan sesuatu. “Kalau begitu, kalian harus membatalkan pernikahan aku dengan Cheondung.”

Siwon terlihat marah. “MWORAGO?” Bentak Siwon, Tiffany mencoba menenangkan Siwon.

“Daddy, bukankah kau menyayangiku? Bisakah kau membuatku bahagia? Hanya dengan membatalkan pernikahan ini, aku akan bahagia. Aku mohon Dad.” Sulli membungkuk 90 derajat dan meneteskan air mata.

“Anni, aku tidak setuju ! kau anak bungsuku, kau harus merasakan kebahagian yang sesungguhnya. Ini sudah keputusan Appa, tidak ada yang dapat merubahnya.” Tegas Siwon.

Sulli menegakkan tubuhnya kembali. “Oke, kalau itu memang keputusan Appa.” Sulli keluar dari rumah.

“Appa pasti mau melihat ku menderita !” Batin Sulli yang berlari kearah gedung kantor Siwon. Sulli berlari ke paling atas gedung. Menembus dinginnya angin, Sulli menghapus air matanya lalu mengsongkan semua pikirannya.

Hingga tidak berfikir apa-apa. Menaiki satu tingkat batu bata lagi yang keras lalu menutup mata, merentangkan tangan dan berkata untuk terakhir kalinya. “Mianhae.”

“PABO YA !!!!!” Cheondung berteriak keras hingga lelah dan menghembuskan nafasnya.

“Cheondung?” Sulli membuka matanya lalu menghentikan gerakannya dan melihat ke belakang.

“Miccheoseo?” Cheondung datang menghampiri Sulli lalu menarik tangan kirinya dengan keras dan sekuat tenaga.

Sulli pun turun dan melepaskan tangan Cheondung. Lalu kemudian Sulli menutup setengah matanya lalu terjatuh.

Cheondung panic lalu membawa Sulli lekas ke rumah sakit. “Aishh yeoja ini, selalu masuk rumah sakit.” Keluh Cheondung.

______

Sulli pun sadar, lalu Cheondung menemani Sulli dan membawakan bubur dibungkus untuk Sulli.

Cheondung menyediakan untuk Sulli makan tapi Sulli menyueki Cheondung. “Makanlah.” Ucap Cheondung.

Sulli melihat ke makanan itu, lalu membuang makanan itu hingga jatuh ke lantai. Cheondung menatap tajam Sulli.

“YA ! APA BELUM CUKUP? APA YANG KAU INGINKAN SEKARANG?” Cheondung berteriak tapi Sulli tidak takut tetapi hatinya menangis.

“Batalkan pernikahannya.”

“Wae? Kau menyesal? Cih, kau pikir aku menerima semua ini? TIDAK !” Cheondung tampak sangat marah.

Sulli berdiri dan meninggalkan tempat tidurnya. “Oke, bukankah lebih baik aku terjun dari atas gedung rumah sakit 11 lantai ini? Aku tidak mau mengambil dan merusak kebahagiaanmu dengan Jiyeon. Aku tidak pantas disebut manusia.” Sulli menangis.

Cheondung berdiri , mendekati Sulli, memeluk paksa Sulli. Sulli memukuli badan Cheondung tanpa henti, dan melepaskan pelukan Cheondung tetapi tenaga Cheondung terlalu kuat.

“LEPASKAN.” Teriak Sulli.

“Jika kau seperti ini maka tekad ku untuk meloncat itu lebih besar !” Seru Sulli.

Cheondung melepaskan pelukannya itu lalu memegang kuat kedua lengan Sulli dan mencium bibir Sulli. Mencium Sulli di depan jendela tempat Sulli berdiri tadi.

Sulli memukul dada Cheondung, memukul dengan sekuat tenaga, tapi ciuman Cheondung semakin panas. Sulli menghindar dengan sekuat tenaga dan mengunci rapat bibirnya.

Tetapi hal jadinya, Cheondung dengan terpaksa melepaskan ciuman nya. Sulli menampar pipi Cheondung. Sulli menangis. Menangis karena perlakuan Cheondung, pergelangan tangan kiri Sulli biru karena tadi di gedung perusahaan Siwon, Cheondung merampas tangannya dengan keras.

Lalu lengan kedua tangannya sangat sakit, tapi itu tidak sebanding dengan sakit hati Sulli.

“Kha !”Sulli mengusir Cheondung keluar dari kamar perawatan Sulli. Cheondung keluar. Tanpa melihat Cheondung sama sekali, Sulli menyuruh Cheondung keluar.

****TBC****

Iklan

18 Tanggapan to “It’s Love Part 5”

  1. you-youn 25 April 2011 pada 14:06 #

    ikh apan sih si Jiyeon..
    sulli ma cheondung mau nikah dia nyakitin krystal sih..
    udah sulli, nikah aja ama cheondung. kan krystal ada minho.. 🙂
    AUTHOR Daebak!! 😀

    • ky93fany 25 April 2011 pada 14:06 #

      iya ikhh apaasih
      keekeke, tau ah author bingung kekek
      minho sm krystal apa jiyeon ya?
      hmm
      daebak? kamsahamnida 😀

      • you-youn 25 April 2011 pada 14:06 #

        minho sama krystal aja saeng, biar couple MINSTAL-nya lengkap…

      • ky93fany 26 April 2011 pada 14:06 #

        kekkee, oke diliat nanti ya 🙂

  2. choi park 25 April 2011 pada 14:06 #

    jiyeon sadis amat sih….
    ayo cepet cheondung ma sulli nikah

    author DAEBAK!!!!

    • ky93fany 25 April 2011 pada 14:06 #

      iya sadis sama kaya author (?) kekeke
      ayo kita yang nikahin aja kali ya?
      hahaha
      kamsahmanida 🙂

  3. olive 25 April 2011 pada 14:06 #

    jiyeon jahat bnget sih .
    udah sih .
    sulli ama thunder aje .
    update thor ~

    • ky93fany 25 April 2011 pada 14:06 #

      iya, jahat kaya reader nya (?)
      wkwkwk, iya sih
      udah kita aja yg kawinin wkwkk
      sep ^^

  4. sari 25 April 2011 pada 14:06 #

    jiyeon sadis amat author
    author tangan y sulli biru mw pke obat gosok gk?
    hehehe
    d tunggu lanjuta y y author

    • ky93fany 26 April 2011 pada 14:06 #

      iya hiks 😦
      obat gosok? obat poles aja kali ya?
      wkwkwk..
      sip, tunggu ya ^^

  5. qweqwe 26 April 2011 pada 14:06 #

    ayo cepeet Cheondung ma Sulli nikah
    abis tuh Minho ma Krystal.

    yeah wajib MINSTAL..!!

    jiyeon jahat bgt sadis…

    • ky93fany 26 April 2011 pada 14:06 #

      ayo kita nikahin 😀
      kekek, minstal ya?
      oke deh, author juga tau nanti psangan buat jiyeon kekeke

  6. thejoice 26 April 2011 pada 14:06 #

    hore hore MinStal xD ~
    ahhh si jiyeon rempong deh~ buru ksih sypa gitu buat si jiyeon biar dia nglepasin thunder sma sulli~
    xD~~

    • ky93fany 26 April 2011 pada 14:06 #

      kekeke, semua butuh proses loh (?)
      jiyeon? udah kok, author udah pikirin couple buat si onnie yg satu ini 😀

  7. NFishy_GorjessKP 27 April 2011 pada 14:06 #

    Oh! Oh! Oh! Oh! Jiyeon yang jahat.. *geleng-geleng kepala*
    kasian tuh Sulli-nya, ini Jiyeon yg jahat atau authornya yg jahat? #blammbrukpakkpletukplakk disiksa abis-abisan sm author.
    A-Yo lanjutkan chingu^^
    fighting!

    • ky93fany 27 April 2011 pada 14:06 #

      ah ! ah ! ah ! ckck
      iya sulli kasian. udah bonyok duluan ya reader? wkwk
      sip pasti author lanjut 😀

  8. Jiyeona ah 27 April 2011 pada 14:06 #

    Jiyeon nya jgn jahat2 bgt karna aq fansny jiyeon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: