[DRABBLE] First Date

9 Mei

Annyeong haseo 😀 ada yang kangen sama fanfic author gak? author refreshing dulu ya dari fanfic series ke drabble..

mungkin, ini emang bukan cast dari member SNSD, SUJU, f(x), SHINEE.. tapi ini fanfic dari grup lain, cowok loh. member yang author suka lagi ekkeke 🙂

dan mohon jika kalian merasa tidak suka karena disini cast yeoja nya itu author jadi dibaca aja ya, siapa tahu kalian jadi suka sama author (?)

kekekke ^^

Cast : Fany (Author) , Jinyoung B1A4 , Gongchan B1A4

Kembali kubuka ingatan setahun yang lalu. Tak akan pernah bisa kulupakan ingatan itu. Benar-benar tidak bisa.

Bagiamana jika kalian mengalami hal yang sama seperti ku? Apa yang akan kalian lakukan? Apa melupakannya? Apa terus menangis untuknya? Apa pergi bersama dia?

Jujur, aku tidak dapat memutuskan hal itu. Benar-benar menyesal pada saat itu. Selalu ku anggap ini bukan takdir, melainkan cobaan yang selalu menghantarkan ku pada kesedihan yang selalu menjadi butir air mata.

Menangis, hanya menangis hal terakhir yang dapat kubuat. Kembali mengingat, kembali menangis, kembali sakit hati untuk yang kesekian kalinya.

Mianhae Jinyoung-ah, mianhae, jeongmal mianhae. Jangan datang padaku untuk melupakanmu. Itu akan membuat ku semakin sakit.

Benar-benar sakit rasanya. Bisakah kau berjanji untuk tidak melupakanku juga? Bisa tidak? Walaupun mencintaimu adalah hal yang menyakiti hatiku, tapi aku tidak pernah menyesalinya.

FLASHBACK

SMP KELAS 1.

Baru saatnya merasakan mencintai seseorang. Mencintai orang yang berada di dekatku. Mencintainya dengan sepenuh hati seperti ini.

Hal yang bodoh pernah dia lakukan. Menjodohkanku pada orang yang dulu kusuka sementara dia juga mencintaiku. Mencintaiku seperti aku mencintainya.

Hari bahagia itu pun tiba. Kami berciuman saat salju datang. Hal yang penting yang tidak akan aku lupakan.

Kami berpacaran, dan berjanji untuk melakukan kencan pertama. Berjanji jam 10 pagi untuk tiba di taman.

Aku menunggunya, terus menunggunya. Aku tahu, karena takut telat datang di kencan pertama ini, aku datang 1 jam lebih cepat.

Tepatnya sudah 2 jam aku menunggunya, dia tidak datang dan belum tiba di tempat kami bertemu.

Aku mencoba beberapa kali menelponnya, tetapi ponselnya tidak aktif. Tuhan, sebenarnya kemana Jinyoung? Aku sudah menunggunya dengan lama.

Kuputuskan untuk menunggu lagi. Apa menunggu disini itu lebih baik? Aku tetap menunggu dan akhirnya datang seorang laki-laki dari belakang. Dengan cepat aku membalikkan tubuhku.

“Jinyoung-ah..” Senyumku berubah dalam sekejap.

Namja yang datang itu bukanlah Jinyoung, melainkan Gongchan, Gongchan lah namja yang dijodohkan denganku oleh Jinyoung.

Aku mencoba tersenyum kecil walaupun hatiku tidak menginginkannya. “Ah, Gongchan, wae?”

Gongchan mencoba menarik nafasnya dengan dalam. “Fany-ah, jangan terkejut ya dengan apa yang ku katakana. Sebaiknya tarik nafasmu dalam-dalam.”

Aku tertawa kecil. “Apa yang kau maksud? Apa kau mengetahui sesuatu?” Firasatku sudah tidak enak.

Gongchan mengeluarkan air matanya lalu memegang pundakku. “Jinyoung kecelakaan saat ingin menemuimu. Dia, dia tidak bisa diselamatkan.”

Degg, jantungku berdebar kencang seakan tidak dapat berhenti saat mendengar perkataan Gongchan.

“Ah, apa kau membohongiku? Jangan bercanda, ini bukan sifatmu.” Aku mencoba untuk meyakinkan hatiku bahwa perkataan Gongchan itu tidak benar.

Gongchan menarik tanganku dan membawaku ke rumah duka dimana tempat Jinyoung terbaring. “Gongchan-ah.” Aku menangis di bahu Gongchan.

Menangis hingga tidak memikirkan sekencang apapun aku menangis, dimana tempat aku menangis.

“Jinyoung-ah, bangun.” Aku menggoyangkan tubuh Jinyoung yang terbaring di peti. Wajahnya pucat, seperti benar malaikat sudah mengambil nyawanya.

Gongchan mencoba menenangkanku, tapi tetap saja aku menangis dan mencoba membangunkan Jinyoung.

“Jinyoung-ah, bukankah kau berjanji untuk selalu bersamaku? Bersamaku selamanya? Tapi kenapa kau meninggalkanku di dunia yang asing ini?” Aku terus menangis. Kini Eomma Jinyoung menangis melihat keadaanku yang tidak dapat melepaskan Jinyoung.

“Jinyoung-ah bangun.” Lagi-lagi aku menggoyangkan tubuhnya.

“Jinyoung-ah.” Kini aku terjatuh ke lantai. Aku tidak ingin melihat kepergian Jinyoung. Benar-benar tidak ingin.

“Gongchan-ah, bagiamana aku bisa menjalankan hidup tanpa Jinyoung?” Aku terus menangis, menangis hingga saatnya acara penutupan peti Jinyoung.

“Andwae ! Jangan tutup petinya ! Aku masih ingin bersamanya, masih ingin melihatnya.” Aku menahan penutup peti itu.

Eomma Jinyoung memelukku. “Fany-ah, ini sudah takdir, kau harus bisa melepaskan Jinyoung. Dia pasti senang melihat kau bahagia dan tidak menangis dan merelakan kepergianya.”

“Anni ahjumma, aku masih ingin bersama Jinyoung, aku ingin pergi bersamanya saja.” Kata-kata ku membuat semua yang ada di ruangan itu menangis.

Kali ini, peti sudah mau di tutup dan aku tidak dapat menerima semuanya. Tapi apa yang harus kulakukan?

“Jinyoung-ah.” Aku menangis kencang saat peti Jinyoung sudah ditutup rapat.

Semua benar-benar tidak tega melihat aku menangis seperti itu. Gongchan membawaku pergi dari rumah duka itu, lalu membawaku ke laut.

“Gongchan-ah, apa yang harus aku lakukan? Aku benar-benar tidak sanggup melihat Jinyoung pergi. Aku tidak dapat melihatnya lagi.” Gongchan membawaku turun dari mobilnya lalu membawaku ke pantai.

Gongchan hanya terdiam. “Gongchan-ah, apa yang kau lakukan jika diposisiku?”

“Molla, mungkin aku akan seperti mu. Tidak rela melepaskan orang yang benar-benar kau cintai seperti itu.”

“Gongchan-ah, kau mau kan selalu berada di sisiku? Menjadi sahabatku? Mendengarkan semua curhatanku?” Tanyaku.

“Asal kau berjanji padaku, kau tidak akan melakukan hal bodoh yang membahayakan dirimu.”

“Iya, aku janji.”

FLASHBACK END

Sudah tahu kan apa yang kurasakan? Hanya menangis hal yang dapat ku lakukan. Mungkin Jinyounglah orang yang pertama dan yang terakhir yang menempati hatiku.

Selamanya hanya Jinyoung, walaupun aku tidak menikah tidak apa-apa. Asalkan aku bahagia saat mengingat Jinyoung.

Jinyoung-ah, gwenchana? Apa kau bahagia disana? Mianhae, aku tidak dapat melupakanmu. Aku tidak dapat menemanimu disana. Aku yakin kita pasti nanti akan bertemu. Saranghae Jinyoung-ah.

12 Tanggapan to “[DRABBLE] First Date”

  1. you-youn 9 Mei 2011 pada 14:06 #

    wahy, keren saeng ceritanya..
    kan Jinyoung dah nggak ada, kenapa kmu nggak sama si Gongchan aja??
    kalo harus milih, kamu pilih Jinyoung ato CheonDung? “prtanyaan nggak penting”…

    • ky93fany 10 Mei 2011 pada 14:06 #

      gomawo onnie 🙂
      aku kan setia sm jinyoung /plakk
      jinyoung atau cheondung ya?
      hmm, aku pilih jinyoung, soalnya cheondung oppa kan sm sulli onnie 😀

      • you-youn 11 Mei 2011 pada 14:06 #

        oh msih milih Jinyoung ya??
        btw, onnie blom pernah loh lihat yg namanya Jinyoung!!
        cma pernah lht sekilas B1A4 tmpil di MuBank..

      • ky93fany 15 Mei 2011 pada 14:06 #

        bukan gitu onn, tpi gak bisa milih kekeke 🙂

  2. sari 10 Mei 2011 pada 14:06 #

    keren author
    sedih 😦
    emang paling susah itu ngeliat org yg kita ska pergi ninggalin kita dan kita gk bkal ketemu dy selama’ ya ( ya jd curcol dech)
    hehehe
    d tunggu kisah’ yg lainnya y author

    • ky93fany 15 Mei 2011 pada 14:06 #

      iya, emg susah bangett !!
      kekeke, pastii ditunggu ya 🙂

  3. olive 10 Mei 2011 pada 14:06 #

    untung yg mati bukan sandeul .
    wakkakakakak .
    keren thor (y)

    • ky93fany 15 Mei 2011 pada 14:06 #

      dihh gitu wkwkk..
      sandeul gak bisaa, terlalu imut untuk jadi karakter ini (?)
      hwhwhw, gomawo 😀

  4. Janecintaleeteuk 12 Mei 2011 pada 14:06 #

    Wuahh sedih.
    Fany onnie setia.
    Aku suka dari B1A4 juga jinyoung ama CNU.

    • ky93fany 15 Mei 2011 pada 14:06 #

      iya,, nah loh, fanny itu disini diibaratkan author lohh.
      author kan namanya fany jdi disini bukan tiffany SNSD kekek 🙂
      wah suka juga ya ^^

  5. angelssica 28 Mei 2011 pada 14:06 #

    Sedih bgt unnie..
    Npa kga bwt happy ending aja??
    Hha…

  6. penggemar suju 20 September 2011 pada 14:06 #

    maksudnya apa seh?kenapa setiap aku baca ff aku ga ngerti!huweeeeeeeeeeeeeeeeee
    udah baca 16kli tetep ga ngerti!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: