The Party Part 4

21 Jul

Annyeong reader !! mian ya udah lama gak post, onnie sibuk banget >< author memang tidak bertanggung jawab😦

mianhae, mungkin ini part juga jelek, dan ini ff sedikit yadong ya.. kalo yang belum 15 tahun jangan baca !

okey? dan mengenai ff yg dibuat menurut hasil polling udah jadi ^^ di post minggu depan mungkin, ditunggu okey?

happy reading😀

Saat malam hari, mereka masih sibuk untuk memecahkan kasus kehilangan Yuri. Yunho tidak dapat tenang jika dia belum dapat menemukan penyebab dari ini semuanya. Dia benar-benar tidak rela jika dia harus kehilangan Yuri, yeojachingu-nya sendiri. Yeoja yang benar-benar di cintainya.

Junsu menghampiri Jaejoong. “Jae, apa sebaiknya kita istirahat dulu? Ini sudah larut malam, tepat pukul 1, sebaiknya biarkan mereka tidur. Mereka terlihat sangat lelah.”

Jaejoong mengangguk setuju. “Hmm, oke. Changmin kau istirahat saja bersama Yoona. Kalian terlihat sangat lelah.”

Changmin mengangguk lalu membawa Yoona masuk ke dalam kamar. Jaejoong dan Yunho tetap duduk di sofa hingga mereka benar-benar memecahkan masalah yang sesungguhnya.

“Jae, kau istirahat saja, temani Tiffany. Aku tidak apa-apa disini sendiri.” Ucap Yunho. Jaejoong memastikan “Kau yakin?”.

Lalu Yunho mengangguk.

===================

@Di kamar Changmin dan Yoona

“Oppa sakit?” Tanya Yoona menghampiri Changmin dan memegang keningnya. Changmin tersenyum, entah apa yang ia senyumkan.

“Ya ! Oppa.” Yoona merasa risih ketika Changmin menatapnya seperti itu dan tersenyum licik.

Changmin mendekati Yoona, sedekat mungkin. “Yoona, hanya kamu yang bisa mengobati rasa letihku.” Ucap Changmin.

“Tapi Oppa, aku lelah.” Yoona mencoba menolak. Tetapi Changmin sudah mengambil langkah terlebih dahulu.

Changmin mencium bibir Yoona perlahan, Yoona tidak membuka mulutnya, hanya merapatkan bibirnya, dan tidak membalas ciuman dari Changmin.

Tetapi Changmin tidak menyerah, Changmin terus mencium bibir Yoona dengan hangat dengan perlahan yang membuat Yoona menolak lalu mengikuti permainan Changmin.

Changmin mendorong tubuh Yoona kearah pintu dengan perlahan, karena takut menyakiti yeojachingu-nya. Changmin baru saja memulai permainnya. Ciuman Changmin semakin menjadi-jadi, terlihat jelas hawa nafsunya.

Tapi Yoona tidak menolaknya, karena Yoona berfikir bahwa itu baik jika dia lakukan dengan namjachingu-nya dan akan menikahi-nya.

Tubuh Yoona menempel pada dinding, dan tangan kanan Changmin membuka satu per satu kancing kemeja yang dipakai Yoona. Kemudian Yoona menghentikannya sejenak.

“Oppa, aku belum mandi.” Ucap Yoona. Lalu Changmin tersenyum licik.

“Mau mandi bersamaku?” Senyuman licik itu berubah menjadi tawa, lalu Yoona memukul dada Changmin pelan.

“Gwenchana, tidak usah mandi, aku lebih menyukai ini.” Changmin melanjutkan aksinya. Changmin mencium Yoona lagi, sekarang ciuman mereka itu semakin memanas. “Ohhh… ahh.. umm.. oppa…” Desah Yoona menikmati ciumana Changmin.

*************

@Di kamar Seohyun Kyuhyun

Mereka terlihat canggung. Tidak ada pembicaraan saat ini sejak kemarin. Kejadian kemarin membuat mereka canggung seperti ini.

“Ohhh… ahh.. umm.. oppa…” Terdengar suara desahan Yoona dari kamar sebelah yang membuat hati Seohyun berdebar-debar.

‘Otthoke? Kami hanya berdiam sedari tadi dihiasi dengan suara yang mendesah seperti itu’ batin Seohyun.

‘sial, kenapa harus terdengar itu sih?’ Batin Kyuhyun.

“Kau tidak tidur?” Tanya Kyuhyun tanpa melihat kearah Seohyun.

“Tidak dapat tidur” Ucap Seohyun mencoba untuk merebahkan tubuhnya.

“Oppa, kau membenciku?” Tanya Seohyun memecahkan kecanggungan suasana.

“Anni.”

“Kau mencintaiku?”

“Molla”

“Lalu mengapa kau berbuat seperti itu padaku kemarin?” Kini Seohyun mengambil posisi duduk tapi tidak mendekat kearah Kyuhyun.

“Jangan memaksaku untuk mengatakan itu. Aku tidak tahu.” Kyuhyun menunduk.

Seohyun mencoba menghembuskan nafasnya. “Tapi aku tidak terima kau perlakukan seperti itu tanpa alasan yang jelas.”

Kyuhyun mencoba mendekati Seohyun. “Karena aku menginginkanmu. Aku frustasi melihat Yoona yang sama sekali tidak pernah melihatku, melihat ketulusanku.” Kyuhyun berteriak keras sehingga membuat Seohyun terkejut. Bahkan Yoona dan Changmin pun terkejut.

Yoona dan Changmin segera memasuki kamar Seohyun dan Kyuhyun. “Ada apa?” Tanya Yoona.

“Hmm, anni Onnie, mian membuat kalian terganggu.” Ucap Seohyun mencoba tersenyum.

Kyuhyun melihat sekilas kearah Yoona lalu memalingkan wajahnya. “Onnie bajumu.” Ucap Seohyun.

Yoona dengan segera menutupi itu dengan kedua tangannya. “Ya, kau bagaimana sih.” Changmin sedikit marah.

“Ya, mana aku tahu. Siapa suruh kau yang memulainya..” Changmin Yoona bertengkar kecil.

“Ya, jadi kau tidak mau?” Changmin menatap Yoona kesal.

“Bukankah ku bilang aku lelah?”

“Tapi kau ikut menikmatinya kan?”

“Mian, aku ke toilet dulu.” Ucap Kyuhyun. ‘sial’ desah Kyuhyun.

“Oppa, sudahlah, tidak enak dilihat Seohyun. Seo onnie kembali ya. Take care baby.” Ucap Yoona.

“Ya Yoong, kau bisa mengucapkan ‘baby’ ke Seo, aku kapan?” Protes Changmin mengikuti Yoona kembali ke kamar.

“Oppa.” Panggil Seohyun mengampiri Kyuhyun yang sudah 15 menit berada di dalam kamar mandi.

Kyuhyun membuka pintu kamar mandi lalu merangkul pinggang Seohyun dan memegangnya dengan erat lalu mencium bibirnya. Seohyun kini benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

Seohyun mencoba melepaskan pelukan dari Kyuhyun, mencoba melepaskan ciuman Kyuhyun namun tidak bisa. Kyuhyun membawa Seohyun untuk dan merebahkan tubuh Seohyun di tempat tidur itu.

“Oppa, aku benar-benar….” Seohyun entah dia marah atau apa sekarang.

Kyuhyun mendekatkan bibirnya ke telinga Seohyun lalu berbisik. “Kau akan menemukan jawaban itu setelah ini.”

“Tapi Oppa, aku….” Seohyun sangat ingin menolak, tapi ada sesuatu menariknya untuk mengikuti keinginan Kyuhyun.

“Percayalah padaku. Aku tidak akan menyakitimu.” Ucap Kyuhyun dengan wajah penuh berharap Seohyun mengerti.

‘tidak akan menyakitiku? Apa maksudnya?’ Batin Seohyun tapi dia menuruti Kyuhyun untuk mengikutinya. Entah apa yang Seohyun fikirkan sehingga tubuhnya mengikuti semua permainan Kyuhyun.

Kyuhyun mencium bibir Seohyun hangat, Seohyun mulai membalasnya, sekarang malah Seohyun yang terlihat semakin ganas lalu memutarkan tubuhnya hingga sekarang dia berada di atas tubuh Kyuhyun. ‘tuhan, apa yang kulakukan?’ Batin Seohyun.

Kyuhyun tersenyum, dia berfikir Seohyun senang untuk memainkan ini bersama dengannya. Kyuhyun mulai memegang pinggul Seohyun kemudian meraba bokong Seohyun.

Kemudian tangan Kyuhyun mulai naik dan mulai meraba bagian atas milik Seohyun lalu melepas bra milik Seohyun. ‘Apa yang Kyu akan lakukan?’ Batin Seohyun.

Kemudian Kyuhyun mlepaskan piyama yang dipakai Seohyun. Dan memutarbalikan tubuhnya hingga sekarang Kyuhyun berada di atas tubuh Seohyun. Kyuhyun merasa puas melihat pemandangan indah di depan kedua matanya yang tak lain adalah tubuh Seohyun yang sudah telanjang.

“Oppa, aku tidak mengerti.” Bisik Seohyun perlahan.

“Tidak mengerti apa baby?” Kyuhyun tersenyum lalu sambil mengelus lembut rambut Seohyun.

‘baby?’ Jantung Seohyun serasa berdetak terlalu cepat.

“Hmm.. itu.. umm.. ahh.” Seohyun tidak berkata apa-apa lagi.

Kyuhyun tiba-tiba menghentikan niat dan minatnya itu lalu merebahkan tubuhnya disamping Seohyun. “Aku tidak akan melakukannya.” Ucap Kyuhyun.

“Seo-ah, cepat kau pakai bajumu, nanti kau masuk angin. Udara hari ini tampak tidak bersahabat.” Sambung Kyuhyun. Seohyun pun memakai bajunya lalu mengambil posisi tidur yang benar di pinggir kasur.

“Aku takut, aku takut jika melakukan itu, aku belum siap untuk mempertanggung jawabkan ini semua. Akibat perbuatanku.” Ujar Kyuhyun yang membuat Seohyun sedari tadi tidak mengerti.

‘apa yang Kyu oppa fikirkan? Aku sama sekali tidak mengerti dari tadi. Dia menginginkanku untuk memainkan permainan ini. Tapi sungguh, aku menjadi terlihat bodoh jika seperti ini’ Batin Seohyun.

“Oppa, benarkan posisi tidurmu. Aku tidur dulu.” Ucap Seohyun mematikan lampu lalu tidur tepat pukul 02.47.

******************

@Dikamar Cheondung-Sulli

“Sull?” Cheondung menyadari Sulli yang sedari tadi menggerakkan tubuhnya terus dan Cheondung khawatir jika ada sesuatu membuat Sulli tidak nyaman.

Cheondung mengambil posisi duduk dari tidurnya lalu mendekati posisi tidur Sulli. “Ne Oppa?” Jawab Sulli.

“Kau tidak dapat tidur?” Tanya Cheondung mencoba membuat posisi duduk untuk Sulli.

Sulli menggelengkan kepalanya. “Anni Oppa, aku merasa tidak nyaman.” Ujar Sulli.

“Apa yang membuatmu tidak nyaman?” Cheondung bertanya supaya Sulli bisa menjelakan itu kepadanya.

“Apa Oppa tidak mendengar suara desahan dari kamar sebelah? Dari kamar Yoona Onnie dan Changmin Oppa?” Tanya Sulli yang membuat Cheondung terdiam.

“Iya aku mendengarnya, apa kau risih dengan itu?” Tanya Cheondung menatap mata Sulli.

Sulli memeluk Cheondung. “Aku takut Oppa, aku takut jika itu terjadi padaku bagaimana? Aku belum siap mungkin tidak akan siap.” Hampir didengarnya suara tangisan Sulli.

Cheondung kembali memeluk Sulli. “Sul, apa yang kau fikirkan? Kau takut aku akan melakukan itu padamu? Kau tidak percaya padaku?”

Sulli menggeleng. “Bukan itu maksudku Oppa, tapi suara itu membuatku sangat takut dan risih.”

Cheondung melepaskan pelukannya lalu menatap Sulli. “Sul, kau percaya padaku kan bahwa aku tidak akan melakukan itu? Jika kau merasa risih, kita bisa minta pindah kamar.”

“Tapi Oppa, apa kita akan terjebak terus di kapal ini? Aku ingin pulang Oppa. Aku ingin bersamamu pulang ke rumah. Aku tidak mau disini. Disini akan membuatku gila.” Ujar Sulli.

“Sull ikut aku.” Cheondung bergegas berdiri lalu berjalan sambil menggenggam erat tangan kiri Sulli.

“Kita mau kemana Oppa?” Tanya Sulli yang diabaikan oleh Cheondung.

“Oppa.” Panggil Sulli.

“Kita ingin ke ruang tamu.” Kata Cheondung sebelum sampai ke tempat tujuannya.

“Hyung.” Panggil Cheondung ke Yunho yang sedang tertidur di sofa.

“Ku rasa Yunho Oppa tertidur lenyap.” Ucap Sulli.

“Baiklah, kita pakai kamar Yunho hyung saja, itu kan kosong. Supaya kau bisa tidur. Aku tidak ingin melihat mata panda besok.” Cheondung tersenyum.

Sulli dan Cheondung masuk ke kamar Yunho dan Yuri yang Nampak kosong.

“Sul, kau tidurlah dulu. Aku menutup jendelanya.” Ujar Cheondung.

Cheondung berjalan untuk menutup jendela sedangkan Sulli melihat punggung Cheondung. “Oppa, kau tidak akan meninggalkanku kan?” Sulli bertanya dengan serius yang membuat Cheondung langsung menatapnya dengan tatapan bingung.

“Kau kenapa? Tentu saja aku tidak akan meninggalkan yeoja yang sudah menjadi bagian hidupku. Karena hidupmu adalah hidupku Sul.” Cheondung menjawab dengan jawaban yang tepat.

Sulli menarik selimutnya lalu tersenyum. “Good Night baby.” Ucapan mesra yang diucapkan Sulli membuat Cheondung tersipu malu.

“Good night sul.” Ucap Cheondung.

 

********

Pagi harinya, Yunho sudah terbangun dari tidurnya, dia melihat Jaejoong dan Junsu sudah keluar dari kamar dan sudah mengambil posisi duduk di sofa yang kosong.

“Sampai saat ini aku tidak dapat memikirkan apa yang terjadi.” Ucap Yunho.

“Hyung !” Teriak Changmin dari dalam kamar.

“Hyung !” Teriakan Changmin kini semakin kencang.

“Waeyo?” Tanya Jaejoong yang khawatir dengan keadaan Changmin yang masih memakai piyama.

Changmin mengatur nafasnya. “Yoona tidak ada hyung !”

Yunho, Jaejoong, Junsu, Taeyeon, Tiffany terkejut.

“Mwo?” Tiffany terkejut, begitu juga dengan Taeyeon.

“Aku tidak tahu, kemarin sehabis dari kamar Seohyun dan Kyuhyun, Yoona dan aku kembali lalu dia tertidur lelap, dan tadi pagi aku tidak melihatnya lagi ! Otthoke?” Changmin gelisah.

Kyuhyun, Sooyoung, Cheondung datang menghampiri yang lain. “Ada apa?” Tanya Sooyoung.

“Yoona.. Yoona hilang.” Ucap Changmin seketika.

“Mwoya?” Kyuhyun terkejut dengan keadaan marah. Bagaimana bisa dia mendengar yeoja yang dicintainya itu hilang? Sementara dia kemarin baru melihatnya !

“Masalah Yuri belum terungkap tapi sekarang Yoona menghilang !”

 

10 Tanggapan to “The Party Part 4”

  1. Dorky SONE 22 Juli 2011 pada 14:06 #

    Astaga… YoonYul ilang ToT
    Apa besok seohyun ? Kan yg ngelakuin itu pasti ilang *reader sotoy

    Tiap episode ada nc, Wakaka
    Lanjut author :O
    semangat \m/

    • fanyjung 22 Juli 2011 pada 14:06 #

      yoonyul hilang, akankah seo yg hilang nanti?
      atau siapa?
      kira-kira gimana ya?
      ayo ditunggu aja ff nc nya😀

  2. febrynovi 25 Juli 2011 pada 14:06 #

    Kok Yoona juga ikut ilang?
    Ayo dong lanjut terus eon~
    Ditunggu part selanjutnya😉

  3. novianti sitorus 9 Agustus 2011 pada 14:06 #

    annyeong hehe mian aku baru koment di part ini🙂

    Aaah masalah yuri ilang belum selesai tapi ko yoona ilang juga😦
    Lanjuut yaaa😀

  4. Jung Jesicca AddictSnowers 25 Agustus 2011 pada 14:06 #

    Yaampun… penasaran banget TT eonnie aku pada kemana tuh? *celingak celinguk* lanjutinn author ^^

  5. Dhita 1 Desember 2011 pada 14:06 #

    Hi, aq reader baru,,
    Mian kalo bru komen,,

    Ne ending nya Seokyu kan..?
    Seokyu ya please…

  6. snowerskpopff 8 Desember 2011 pada 14:06 #

    Sulli jangan ilang sulli jangan *komat kamit baca mantra* ko ga ada kelanjutannya sih? hehehee =)) lanjutin ya thorr =))

  7. Gina 29 Desember 2011 pada 14:06 #

    thor part 5 nya blm ada ya???

  8. ayomi 13 April 2012 pada 14:06 #

    keren chinguuu

  9. azukiaa 16 Agustus 2012 pada 14:06 #

    nice story…
    Penasaran mereka pada hilang kemana yak??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: